Aplikasi Metode Semi-Quantitative Rapid Test Dalam Pemeriksaan C-Reactive Protein (CRP) Pada Penderita Hipertensi
Kata Kunci:
Hipertensi, C-reactive protein (CRP), inflamasi subklinis, rapid testAbstrak
Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang dikenal sebagai the silent killer karena sering tidak disadari oleh penderitanya hingga terjadi komplikasi, seperti penyakit jantung koroner dan aterosklerosis. Proses aterosklerosis dapat menimbulkan inflamasi yang ditandai dengan peningkatan kadar C-Reactive Protein (CRP), yang merupakan protein fase akut dan penanda sensitif untuk mendeteksi inflamasi subklinis. Pemeriksaan CRP menggunakan metode rapid test semi-kuantitatif menjadi alternatif pemeriksaan yang cepat, mudah, dan sederhana.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil aplikasi metode semi-quantitative rapid test dalam pemeriksaan kadar CRP pada penderita hipertensi berusia 45–60 tahun di Desa Sibang Kaja, Kabupaten Badung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi di wilayah Desa Sibang Kaja, Badung sampel penelitian berjumlah 30 penderita, teknik sampling mengguanak purposive
Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 subjek yang diperiksa, sebanyak 28 orang (93%) memperoleh hasil negatif dengan kadar CRP <1 mg/L, sedangkan 2 orang (7%) memperoleh hasil positif 1 dengan kadar CRP antara 1–3 mg/L. Conclusion: Sebagian besar penderita hipertensi dalam penelitian ini memiliki kadar CRP normal, sementara sebagian kecil menunjukkan peningkatan kadar CRP yang mengindikasikan adanya inflamasi subklinis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan CRP menggunakan metode semi-quantitative rapid test dapat digunakan sebagai metode skrining sederhana untuk mendeteksi inflamasi pada penderita hipertensi. Penderita hipertensi disarankan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah perkembangan komplikasi kardiovaskular









