Hubungan Representasi Sensorik Visual, Auditori, dan Kinestetik dengan Respons Uji Sugestibilitas pada Tes Hand Locking dan Arm and Balloon pada Mahasiswa Keperawatan
Kata Kunci:
hipnosis, sugestibilitas, representasi sensorik, hand locking test, arm and balloon test.Abstrak
Latar Belakang : Respons sugestibilitas berperan penting dalam keberhasilan hipnosis dan diduga dipengaruhi oleh dominasi representasi sensorik visual, auditori, dan kinestetik. Hubungan keduanya pada mahasiswa keperawatan masih belum banyak diteliti. Tujuan : Menganalisis hubungan dominasi representasi sensorik dengan respons sugestibilitas pada Hand Locking Test dan Arm and Balloon Test pada mahasiswa keperawatan. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 60 mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan yang dipilih secara purposive sampling. Representasi sensorik diukur menggunakan kuesioner 15 butir, sedangkan respons sugestibilitas dinilai melalui Hand Locking Test dan Arm and Balloon Test menggunakan lembar observasi yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil : Sebagian besar responden memiliki dominasi representasi sensorik visual (41,7%) dan auditori (38,3%), sedangkan kinestetik sebesar 20,0%. Respons sugestibilitas pada Hand Locking Test didominasi kategori ringan, sedangkan Arm and Balloon Test menunjukkan respons sedang hingga kuat. Uji Rank Spearman menunjukkan hubungan positif yang bermakna antara dominasi representasi sensorik dan respons sugestibilitas. Kesimpulan : Dominasi representasi sensorik berhubungan dengan respons sugestibilitas pada mahasiswa keperawatan. Identifikasi representasi sensorik dapat menjadi dasar dalam mengoptimalkan komunikasi sugestif, pembelajaran hipnosis, dan penerapan hipnosis dalam praktik keperawata.









